Contoh Jurnal Ppn Disetor Sendiri

Contoh Jurnal Ppn Disetor Sendiri

disetorkan PPN bulan januari 2016 , tolong buatin jurnalnya

Daftar Isi

1. disetorkan PPN bulan januari 2016 , tolong buatin jurnalnya


PPN Masuk>PPN Keluar
PPN Keluar (debit)
kas (debit)
PPN Masuk (kredit)

PPN Masuk<PPN keluar
PPN keluar (debit)
kas (kredit)
PPN Masuk (Kredit)

2. Kapan paling lambat PPN harus disetor ?​


Jawaban:

disetor paling lambat 15 (lima belas) bulan takwim berikutnya setelah Masa Pajak berakhir.

Penjelasan:

semoga membantu jadikan jawaban tercerdas

maaf kalo salah

Jawaban:

tanggal 15 bulan berikutnya

Penjelasan:

pelaporannya paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya.

contoh.

PT. XYZ, pada tanggal 22 desember 2021 menjual mesin cetak seharga 10juta.

PPN atas transaksi tsb: 10% x 10juta = 1juta

Nah.. PT.XYZ paling lambat melakukan penyetoran/pembayaran atas PPN tersebut tgl 15 January 2022. Dan batas akhir pelaporannya 20 January 2022.


3. Disetor hutang pph pasal 21 sebesar Rp 1.980.000 dan hutang ppn Rp 2.940.000buatlah jurnal umumnya​


4.120.000 karena saya hanya menambahkan


4. PPN yang disetorkan digunakan untuk apa?​


Jawaban:

PPN adalah pungutan yang dibebankan atas transaksi jual-beli barang dan jasa yang dilakukan oleh wajib pajak pribadi atau wajib pajak badan yang telah menjadi Pengusaha Kena Pajak (PKP). Jadi, yang berkewajiban memungut, menyetor dan melaporkan PPN adalah para Pedagang/Penjual.

Jawaban:

PPN adalah pungutan yang dibebankan atas transaksi jual-beli barang dan jasa yang dilakukan oleh wajib pajak pribadi atau wajib pajak badan yang telah menjadi Pengusaha Kena Pajak (PKP). Jadi, yang berkewajiban memungut, menyetor dan melaporkan PPN adalah para Pedagang/Penjual.


5. jurnal umum setoran modal awal


Kas pada modal,

jadi kas berada pada posisi Debet, sedangkan modal berada pada posisi kredit.


6. Berikan contoh Bagaimana pencatatan/jurnal apabila kita menyetorkan modal secara tunai untuk menjalankan suatu usaha...?


kas debet
modal usaha kredit

Pencatatan Modal Secara Tunai

Kas___________ Rp. xxx (D)
—» Modal Usaha_____ Rp. xxx (K)

Penjelasan :

Kas berada di posisi debet karena pada saat menyetorkan modal, kas pada perusahaan kita akan bertambah (modal menjadi kas perusahaan).

Sedangkan, modal berada di posisi kredit karena modal tersebut sudah jadi hak untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

Semoga membantu :)


7. Berikan contoh kasus terkait perhitungan / pencatatatan akuntansi (Jurnal) untuk PPh Pasal 21, Pasal 22, dan PPN.


Berikut adalah contoh kasus perhitungan dan pencatatan akuntansi untuk PPh Pasal 21, Pasal 22, dan PPN:

PPh Pasal 21:

Perusahaan ABC membayar gaji bulanan kepada karyawan sebesar Rp 10.000.000. Tarif PPh Pasal 21 yang berlaku adalah 10%. Berikut adalah pencatatan akuntansi yang terkait:

a. Pencatatan pada saat pembayaran gaji:

Debit: Biaya Gaji (Beban)

Kredit: Kas

b. Pencatatan PPh Pasal 21:

Debit: PPh Pasal 21 (Beban)

Kredit: Utang Pajak

Pada jurnal tersebut, jumlah beban gaji akan tercatat sebagai biaya gaji, sementara PPh Pasal 21 akan dicatat sebagai beban pajak dan dijadikan utang pajak yang harus dibayarkan ke otoritas pajak.

PPh Pasal 22:

Perusahaan XYZ membeli barang dagangan dari pemasok dengan harga pembelian sebesar Rp 50.000.000. Tarif PPh Pasal 22 yang berlaku adalah 2%. Berikut adalah pencatatan akuntansi yang terkait:

a. Pencatatan pada saat pembelian barang:

Debit: Persediaan (Aset)

Kredit: Utang Dagang (Kewajiban)

b. Pencatatan PPh Pasal 22:

Debit: PPh Pasal 22 (Beban)

Kredit: Utang Pajak

Dalam jurnal tersebut, harga pembelian barang akan tercatat sebagai penambahan aset dalam persediaan, sementara PPh Pasal 22 akan dicatat sebagai beban pajak dan dijadikan utang pajak yang harus dibayarkan ke otoritas pajak.

PPN:

Perusahaan KLM menjual produk kepada pelanggan dengan total penjualan sebesar Rp 100.000.000. Tarif PPN yang berlaku adalah 10%. Berikut adalah pencatatan akuntansi yang terkait:

a. Pencatatan pada saat penjualan barang:

Debit: Piutang Usaha (Aset)

Kredit: Pendapatan Penjualan

b. Pencatatan PPN:

Debit: Piutang Pajak

Kredit: PPN Keluaran (Kewajiban)

Dalam jurnal tersebut, jumlah penjualan akan tercatat sebagai pendapatan penjualan, sementara PPN akan dicatat sebagai kewajiban pajak yang harus dikumpulkan dari pelanggan sebagai piutang pajak.

Penting untuk diingat bahwa kasus di atas hanya memberikan contoh umum, dan penghitungan dan pencatatan akuntansi yang tepat dapat bervariasi tergantung pada situasi dan regulasi yang berlaku di negara atau wilayah yang bersangkutan. Disarankan untuk selalu berkonsultasi dengan akuntan atau profesional pajak untuk menentukan perlakuan akuntansi yang benar dalam kasus nyata.

@joki_tugass22


8. jelaskan bagaimana terjadinya ppn yang harus disetor oleh pkp ?


pkp menyetor pajak berupa pajak keluaran dan pajak masukan. pajak keluaran adalah ppn yang dipungut ketika pkp menjual produknya sedangkan pajak masukan adalah ppn yang dibayar ketika pkp membeli, memperoleh, dan membuat produknya

9. PPN disetor oleh pihak lain pedagang yang bukan penanggung pajak atau dengan kata lain penanggung pajak konsumen terakhir tidak menyetor langsung pajak yang ia tanggung maka PPN termasuk pajak​


Jawaban:

Pajak Tidak Langsung

Pajak tidak langsung dikenakan apabila pembeli tidak mendapat tanggungan pajak secara tidak langsung


10. contoh jurnal penyetoran dan penarikan nasabah pada bank"tolong bantu jawab hari ini di kumpulkan"​


Jawaban:

untuk mengumpulkan uang

Penjelasan:

maaf jawaban ini asal asalan hehehh


11. jurnal untuk pembayaran ppn terhutang yaitu..


Akuntansi
Siklus Akuntansi
Jurnal Penyesuaian



Jurnal untuk membayar PPN Terhutang
a. Apabila PPN Lebih Bayar
    [D] Hutang PPN Keluaran                                xxx
          [K] Piutang PPN Masukan                                    xxx

b. Apabila PPN Kurang Bayar
    [D] Hutang PPN Keluaran                                xxx
          [K] Piutang PPN Masukan                                    xxx
          [K] Kas                                                                  xxx

12. Bagaimana jurnal penutup untuk memindahkan akun prive melalui jurnal penutup (ambilan) dan jurnal penutup prive (setor)? jawab:​


Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk menutup akun-akun nominal sementara. Akibat penutupan ini, saldo akun-akun tersebut akan menjadi 0 (nol) pada awal periode akuntansi. Akun yang ditutup adalah akun nominal dan akun pembantu modal.

13. yang membedakan jurnal penerimaan kas dan jurnal penerimaan bank adanya kolom... pada jurnal penerimaan bank. a. setoran bank, b. serba serbi


sepertinya a.setoran
karena membahas tentang kas

14. jurnal dari setoran tunai ke bank Rp.1.500.000 adalah​


Jawaban:

kabsjwjabsjjsjaoja xjwn z zns

Penjelasan:

maaff


15. Jika PT. ABC menjual Komputer seharga Rp 8.000.000 (PPN 11% dan PPh 1,5%), maka Hitunglah: a. exclude PPN beserta jurnalnya b. Include PPN beserta jurnalnya c. PPh beserta jurnalnya


Jawaban:

a. exclude : DPP : 8.000.000, PPN : 880.000

Jurnalnya :

Debit

Kas :  8.880.000

Kredit

Penjualan Komputer 8.000.000

PPN Keluaran 880.000

b. include : Bruto : 8.000.000, DPP : 8.000.000/1,11 = 7.207.207 PPN : 792.793

Jurnalnya :

Debit

Kas : 8.000.000

Kredit

Penjualan Komputer  7.207.207

PPN Keluaran 792.793

c. PPh : 8.000.000 * 1,5% = 120.000

Jurnalnya

Debit

PPh  : 120.000

Kredit

Kas : 120.000                          

Penjelasan:


16. disetor ke bank 1.000.000 jurnalnya adalah


Jika berasal dari investasi pemilik, maka jurnalnya :
Kas di bank (Dr) Rp 1.000.000
Modal (Cr) Rp 1.000.000

Jika berasal dari kas di tangan yang disetorkan ke bank, jurnalnya :
Kas di bank (Dr) Rp 1.000.000
Kas (Cr) Rp. 1.000.000

17. bendahara pegeluaran SKPD menyetorkan setora sisa up bagaimana jurnalnya


akuntansi anggaran di selenggarakan sesuai dengan struktur anggaran yg terdiri


18. Bukti transaksi dicatat dalam jurnal penerimaan kas(setoran kas)


jurnal penerimaan kas adalah jurnal khusus yang dipakai untuk mencatat semua transaksi keuangan yang mengakibatkan bertambahnya kas atau uang tunai perusahaan.

 Transaksi-transaksi yang dapat dicatat pada jurnal penerimaan kas ini antara lain :
1. Penjualan barang dagang secara tunai
2. Penerimaan pembayaran piutang
3. Penerimaan tambahan modal berupa uang tunai dari pemilik perusahaan
4. Penerimaan pinjaman dari bank
5. Penerimaan pendapatan lain seperti pendapatan sewa secara tunai
6. Penerimaan tunai lainnya.

19. jelaskan perbedaan PPn dan PPN berikan contoh​


Jawaban:

Perbedaan PPN dan PPh

Bagi wajib pajak, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) bukanlah istilah yang asing. Namun, tahukah Anda perbedaan PPN dan PPh dan seperti apa ketentuan dalam PPN dan PPh? Temukan jawabannya pada ulasan di bawah ini.

Perbedaan PPN dan PPh secara garis besar terletak pada:

Objek pajak yang dikenakan. PPN dikenakan terhadap setiap proses produksi ataupun distribusi, sedangkan PPh dikenakan terhadap setiap penghasilan yang dimiliki wajib pajak.

PPN dibebankan kepada konsumen akhir (bukan oleh produsen), sedangkan PPh dikenakan langsung kepada pihak yang memiliki penghasilan.

Perbedaan PPN dan PPh juga terletak pada jenis pajaknya. PPN terdiri dari pajak masukan dan pajak keluaran, sedangkan PPh terdiri dari beberapa jenis seperti: PPh 21, PPh 22, PPh 23, PPh 25 dan PPh 29.

Tarif potongan juga menjadi perbedaan PPN dan PPh. PPN dikenakan tarif 10% sedangkan tarif PPh dikenakan sesuai dengan jenis PPhnya.

Untuk mengenal perbedaan PPN dan PPh lebih lanjut, Anda dapat membaca penjelasan lebih lanjut di bawah ini:

Penjelasan:

sorry if it's wrong


20. yang membedakan jurnal penerimaan kas dan jurnal penerimaan bank adanya kolom... pada jurnal penerimaan bank. a. setoran bank, b. serba serbi


jawab : B serba serbi

21. Pada tanggal 2 Maret 2019, PKP PT Jaya menjual barang dagangan tunai seharga Rp 35.000.000 PPN sebesar 10%. hitunglah PPN yang harus dibayarkan dan buatlah jurnalnya!Pada tanggal 10 Maret 2019, PKP PT Jaya membeli kredit barang dagangan dari PKP PT Adi seharga Rp 25.000.000 PPN 10%. Hitunglah PPN yang harus dibayarkan dan buatlah jurnalnya!Dari 2 soal diatas PPN kurang bayar atau lebih bayar yang dipungut oleh pemerintah dan buatlah jurnalnya!​


Jawaban:

50 juta ppn dan PKP dan dikurangkan


22. Pada tanggal 2 Maret 2019, PKP PT Jaya menjual barang dagangan tunai seharga Rp 35.000.000 PPN sebesar 10%. hitunglah PPN yang harus dibayarkan dan buatlah jurnalnya!Pada tanggal 10 Maret 2019, PKP PT Jaya membeli kredit barang dagangan dari PKP PT Adi seharga Rp 25.000.000 PPN 10%. Hitunglah PPN yang harus dibayarkan dan buatlah jurnalnya!Dari 2 soal diatas buat jurnal pembayaran ppnMohon bantu ka​


Jawaban:

Pada tanggal 2 Maret 2019, PKP PT Jaya menjual barang dagangan tunai seharga Rp 35.000.000 PPN sebesar 10%. hitunglah PPN yang harus dibayarkan dan b

uatlah jurnalnya!Pada tanggal 10 Maret 2019, PKP PT Jaya membeli kredit barang dagangan dari PKP PT Adi seharga Rp 25.000.000 PPN 10%.

MAAF KALO SALAH


23. contoh artikel di jurnal ilmiah!!!pleass mau disetor sekarang.​


Jawaban:

Setelah kita mengetahui bagaimana pengertian artikel ilmiah, kita juga harus mengetahui apa saja ciri-ciri artikel ilmiah itu sendiri. Berikut ini ciri-ciri artikel ilmiah:

Artikel ilmiah lebih bersifat faktual dan objektif. Maksudnya dalam membuat artikel, kita hanya menampilkan fakta yang ada, bukan sekedar realita atau malah dongeng dan mitos.

Selain itu, sebagai penulis kita tidak bisa melibatkan perasaan pribadi walaupun tulisan itu bertentangan dengan apa yang kita yakini.

Artikel ilmiah menggunakan pemikiran yang logis dan empiris atau dapat dibuktikan kebenarannya.

Artikel ilmiah bukan bertujuan untuk mempengaruhi pembaca, tetapi untuk mendidik pembaca agar mencari suatu fakta.

Pengaruh dalam artikel ilmiah ini bukan menuntut pembaca agar meyakini kebenarannya, tetapi lebih dimaksudkan agar pembaca menilai sendiri kebenarannya.

Pembuatan artikel ilmiah digunakan untuk kepentingan ilmiah atau kepentingan ilmu pengetahuan.

Artikel ilmiah ditulis secara sistematis dan terurut.

Artikel ilmiah menggunakan hipotesis awal yang kemudian dilakukan analisis masalah atau pembahasan yang ada. Hipotesa ini bisa jadi benar bisa jadi salah karena merupakan beberapa kesimpulan awal sebelum melakukan pembahasan.

Gaya bahasa artikel ilmiah menggunakan bahasa formal dan juga fokus dalam ilmu pengetahuan, walaupun tidak se kaku karya tulis ilmiah.

Menggunakan bahasa yang eksplisit atau tegas. Bahasa yang ambigu dan berbelit-belit tidak diperkenankan dalam artikel ilmiah.

Gaya penulisan artikel ilmiah menggunakan metode penulisan ilmiah agar bisa dibedakan mana yang artikel ilmiah mana yang bukan ilmiah atau non ilmiah.

Artikel ilmiah ditulis dan dikembangkan berdasarkan referensi atau rujukan yang jelas. Oleh karena itu, artikel ilmiah selalu mencantumkan daftar pustaka atau bibliografi.


24. tn.abraham menyerahkan jasa kena pajak senilai Rp. 17.500.000 jkp tersebut dikenai ppn 10 persen. berapa ppn terutang yang harus di setor tn abraham


10% x 17.500.000
1.750.000

semoga membantu

25. Penerimaan dari penyetoran modal akan dicatat pada jurnal penerimaan kas pada kolom


Jawaban:

Oleh karena itu, transaksi penyetoran modal dari pemilik perusahaan akan dicatat dalam jurnal penerimaan kas pada kolom debet lajur kas dan kolom kredit lajur serba-serbi, dimana pada lajur serba-serbi tersebut dicatat akun modal.


26. contoh dari pajak ppn


contohnya kita pergi makan di sebuah restaurant kita akan dikenakan ppn 10% dari total biaya atau bisa juga pembelian barang mewahPPN  saat kita membeli barang di toko2/minimarket maka kita akan di kenai PPN.
PPN ini memang bisa di limpahkan kepada pembeli, yang seharusnya atau nantinya akan dibayarkan oleh penjual sbg pajak.

27. Konsumen membeli barang yang sudah termasuk PPN kepada PT. B seharga Rp 13.930.500 hitung berapa besarnya PPN yang dibayar konsumen tersebut dan buat jurnal PPN oleh PT B.​


Jawaban:

Untuk menghitung besarnya PPN yang dibayar oleh konsumen, kita perlu mengetahui persentase PPN yang berlaku. Di Indonesia, tarif PPN umumnya adalah 10%. Oleh karena itu, PPN yang dibayarkan oleh konsumen dapat dihitung sebagai berikut:

PPN = Harga barang * Persentase PPN

= Rp 13.930.500 * 10%

= Rp 1.393.050

Jadi, besarnya PPN yang dibayar oleh konsumen tersebut adalah Rp 1.393.050.

Berikut adalah jurnal PPN yang dibuat oleh PT B:

Tanggal | Keterangan | Debit | Kredit

[Tanggal] | Piutang PPN | | Rp 1.393.050

| PPN Keluaran | Rp 1.393.050 |

Dalam jurnal di atas, PT B mencatat penjualan barang dengan memasukkan jumlah PPN yang dibayarkan oleh konsumen ke dalam akun PPN Keluaran. Pada sisi lainnya, PT B mencatat piutang PPN untuk mencerminkan kewajiban perusahaan untuk mengumpulkan PPN dari konsumen dan kemudian menyetorkannya ke pemerintah. Harap dicatat bahwa tanggal harus diisi sesuai dengan tanggal transaksi yang sebenarnya.


28. Seorang PKP menjual BKP sebesar Rp.125.000.000 sudah termasuk PPN dan PPnBM 20% . Jumlah PPN dan PPnBM yang disetorkan berapa


dua puluh lima juta rupiah

29. Kepanjangan PPN dan contohnya


PPN merupakan kepanjangan dari Pajak Pertambahan Nilai. Contohnya jasa konstruksi, jasa konsultan, jasa perantara, jasa sewa ruang, hak paten, merk dagang, dsbnya.

30. jurnal untuk setoran atas pendapatan bukan pajak ​


Jawaban:

itu di atas anakan stokan


31. Siapakah pemungut dari PPN yang disetor oleh Wajib Pajak?


Penjelasan:Wapu atau Wajib Pungut merupakan istilah yang merujuk pada pembeli yang seharusnya dipungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN), namun justru memungut PPN. Artinya, sebagai pembeli Wapu justru tidak dipungut PPN oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang menyerahkan Barang/Jasa Kena Pajak (BKP/JKP), melainkan justru memungut PPN.

Istilah Wapu ini ditujukan pada bendaharawan pemerintah, badan usaha atau instansi pemerintah yang ditugaskan memungut, menyetor dan melaporkan PPN yang terutang oleh PKP atas penyerahan BKP/JKP kepada badan atau instansi pemerintah tersebut.

Dalam ketentuan, ada 4 badan atau instansi yang masuk dalam ketegori Wapu, yakni:

1.Bendaharawan Pemerintah dan Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN).

2.Kontraktor Kontrak Kerja Sama.

3.Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

4.Badan Usaha Tertentu.


32. perusahaan membayar PPN ke kas negara melalui bank mandiri sebesar 150. (PPN (K) - PPN (M)). jurnal umum​


Penjelasan:

Pembayaran PPN:

Kas. 150

Utang PPN. 150


33. Mekanisme pemungutan, penyetoran, dan pelaporan PPN sering menimbulkan kebingungan di kalangan Wajib Pajak khususnya jika terjadi pembaharuan aturan. Apa sajakah kesulitan-kesulitan yang dihadapi Wajib Pajak PPN terhadap mekanisme pemungutan, penyetoran, dan pelaporan PPN ? Berikan contoh kasusnya.


1.Akan dikenakan sanksi atau hukuman...2.Tidak adanya kerukunan antar masyarakat...3.Terjadinya perpecahan sesama warga

34. Buatkan jurnal penjualan jika terjadi penjualan secara kredit dan terdapat PPN( Metode Perpetual ) *


Jawaban:

(D) Kas / Piutang Dagang                    xxx

(K)        Penjualan                                       xxx

(K)        PPN Keluaran                                xxx

(D) Harga Pokok Penjualan                xxx

(K)        Persediaan Barang Dagang         xxx

Penjelasan:

Penjualan metode perpetual dengan PPN:

Pertama-tama, dicatat dengan mendebet kas atau piutang dagang (jika penjualan kredit), mengkredit penjualan, dan mengkredit PPN Keluaran.

Kemudian, mendebet harga pokok penjualan dan mengkredit persediaan barang dagang.


35. tn.abraham menyerahkan jasa kena pajak senilai Rp. 17.500.000 jkp tersebut dikenai ppn 10 persen. berapa ppn terutang yang harus di setor tn abraham


PPN terutang
= 10% × DPP JKP
= 10% × 17.500.000
= 1.750.000

36. Buatlah rangkuman materi tentang PPN Masukan, PPN pengeluaran, piutang PPN dan utang PPN beserta jurnalnyaminta tolong banget jawab dengan benar jangan main main yang hanya mau poin nya saja seperti akun asepsihe***​


Jawaban:

Jurnal PPN bisa diartikan sebagai pencatatan akuntansi atas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang melekat pada suatu transaksi, baik transaksi penjualan maupun pembelian.

Apabila Pengusaha Kena Pajak (PKP) melakukan penjualan atau penyerahan atas Barang/Jasa Kena Pajak (BKP/JKP), maka PKP tersebut berhak untuk melakukan pemungutan PPN dan hal ini merupakan pajak keluaran. Sementara, jika BKP melakukan transaksi pembelian atau menerima BKP/JKP, maka PKP tersebut akan dikenakan pajak masukan.

Pembuatan jurnal PPN dengan mencatat setiap transaksi pembelian maupun penjualan BKP/JKP, diperlukan sebagai fungsi analisis untuk menentukan perkiraan yang di debit dan perkiraan yang dikredit serta jumlahnya masing-masing. Selain itu, pembuatan jurnal Pajak Pertambahan Nilai juga diperlukan untuk mencatat setiap aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan Pajak Pertambahan Nilai.


37. Menyetorkan uang tunai, apa jurnal transaksinya


Jawaban:

Menyetorkan uang tunai ke perusahaan otomatis akan menambah sisi Aset yaitu Kas dan juga Ekuitas yaitu Modal sehingga akan terbentuk jurnal:

Kas (D) ......

    Modal (K) ......


38. Akuntansi kewajiban lancarberikut ini sebagian trnasaksi yang terjadi pada pt.maranatha.maret 31 dijual barang dagangan secara tunai seharga rp.68.100.000 ditambah dengan ppn 10%april 6 disetorkan ppn untuk penjualan yang terjadi pada tgl 31 maret.buatlah jurnal untuk mencatat transaksi tsb!​


AKUNTANSI KEWAJIBAN LANCAR

Jurnal

31 Maret

Kas Rp 74.910.000 => Debit

Penjualan Rp 68.100.000 => KreditPPN Keluaran Rp 6.810.000 => Kredit

6 April

PPN Keluaran Rp 6.810.000 => Debit

Penjualan Rp 6.810.000 => Kredit

Pembahasan

Jurnal adalah jenis kolom akuntansi yang digunakan untuk pencatatan ke-balance-an pada proses accounting baik yang menghasilkan suatu asset maupun beban. Dalam mencatat transaksi yang dikenai pajak, maka yang dicatat di debit adalah kasnya dengan jumlah gabungan antara penjualan dengan PPN-nya.

Pelajari Lebih Lanjut8 Februari menjual barang dagangan secara tunai Rp 30.000.000 PPN 10% dan ongkos angkut Rp 300.000. Jurnalnya adalah : brainly.co.id/tugas/16923521

Detail JawabanKelas : 10Mapel : EkonomiMateri : Jurnal PPNKode : 10.20Kata Kunci : jurnal PPN, penjualan, PPN keluaran


39. sebutkan dua jurnal yang dibuat dalam aktivitas penyetoran uang ke Kasda!!​


Jawaban:

Harta (kas) di kredit

Beban (pengeluaran) di debit


40. jurnal umumny gimana ya?dan sales plus PPN keluaran itu mksudnya apa?


Jurnal Umum pelunasan

Kas                                  28.600.000

   Piutang Dagang                               28.600.000


PPN Keluaran itu PPN yang kita harus setorkan kepada kas negara akibat dari penjualan barang kena pajak.


Video Terkait

Kategori akuntansi